Mengupas Bagaimana Teknik dan Tips Foto Prewedding Indonesia

Mengupas Bagaimana Teknik dan Tips Foto Prewedding di Indonesia - Foto Pre wedding telah menjadi sebuah keharusan sekarang ini untuk setiap capeng yang akan menikah. Sejak booming penggunaan kamera digital SLR beberapa tahun terakhir di tengah masyarakat kita, kebutuhan dan permintaan terhadap jasa fotografi prewedding di Indonesia menjadi sangat tinggi.
credit foto: axioo.com

Saya disini bukan ahli fotografi. Saya cuma penyuka fotografi, khususnya foto prewed (sekalian hunting fotografer pre wedding yang murah di Indonesia juga sih karena bentar lagi Juni fufufu). Industri Prewedding di Indonesia juga sangat menjanjikan. Mereka tak segan-segan mematok harga sampai ratusan juta rupiah hanya untuk foto pre wedding saja. Dari observasi saya di instagram, fotografer seperti Axioo, Hendy DC, Rio Motret, dan Diera Bachir memang memasang tarif yang cukup wah untuk sesi pemotretannya. Kliennya pun tak segan-segan meminta sang fotografer untuk hunting foto prewedding sampai keluar negeri. Sebut saja Paris, Singapore, Korea, Jepang, Italy, dan negara eropa lainnya juga sering jadi lokasi prewed favorit para capeng Indonesia.

Dirangkum dari forum fotografi.net, hal teknik yang harus diperhatikan dalam foto prewedding adalah sbb:
1. Pilih waktu yang tepat, pagi adalah waktu paling bagus karena matahari masih sangat bershabat. Kurang lebih jam 6.30 udh dilokasi atau misalkan ingin waktu sore, sekitar jam 15.30 juga seharusnya telah tiba dilokasi.
2. Kalo ada budget lebih, jangan lupa membawa Reflector (bisa beli, pakai styrofoam atau pinjam teman)
3. Jangan lupa bawa flash, ini sangat penting untuk Fill-in dan membantu saat cuaca kurang bagus.
4. Pilih tempat yang sesuai dengan kostum klien, jangan hanya karena lokasi tempat pemotretan sudah bagus, tapi tidak serasi dengan kostum yang dipakai.
5. Jangan lupa juga membawa film BW & Color, tentukan tema, sesuaikan kostum dan lokasi baru kita tentukan lebih oke memakai yang mana diantara film BW/color
6. Ajak 1 orang untuk membantu proses pemotretan, terutama untuk memegang reflector (kalau pakai tripod bisa2 kabur kena angin dan kurang terarah) 
7. Kl masuk lokasi wisata/umum tanyakan apakah harus bayar/kena charge untuk foto
8. Jangan lupa bawa tripod & lengkapilah lensa dengan lenshood (penting kalau buat motret melawan sinar matahari biar gak flare)
9. Untuk teknik bukaan lensa bisa variatif, tergantung ukuran lensa yang dibawa, keadaan cuaca/cahaya dll

0 komentar:

Posting Komentar

Hi, thank for reading my article. If you like it, please share your thoughts on comment box. Also, don't forget to tick 'notify me' to inform that your comment already replied. See ya!
Hi, jangan lupa untuk klik "NOTIFY ME" untuk menginformasikan comment kamu telah dibalas yaa ♥

ShareThis